Cara untuk Merawat Mata Pancing yang Tepat Agar Tidak Mudah Rusak

Tips

Memancing merupakan salah satu hobi yang banyak dipilih oleh masyarakat terutama oleh pria. Hobi yang membutuhkan kesabaran yang ekstra untuk menunggu agar ikan menyambar umpan ini perlu peralatan yang dalam kondisi yang bagus saat digunakan dan salah satu perlengkapannya adalah mata pancingMata kail ini bisa dipilih sesuai dengan jenis ikan atau tempat dimana Anda akan memancing. Agar mata kail Anda tetap dalam kondisi yang bagus agar Anda tidak perlu berkali-kali beli mata kali tersebut di toko online, Anda bisa melakukan hal berikut ini untuk perawatannya.

Pertama adalah pisahkan antar kail pancing yang baru dengan yang lama. Sebaiknya Anda menyediakan 3 buah tempat yang berfungsi sebagai tempat untuk mata kail yang baru, yang lama dan cadangan terutama untuk jenis kail yang Anda pergunakan saat Anda memancing di laut. Hal tersebut disebabkan karena kail pancing yang telah bersentuhan dengan air, terutama dengan air laut yang memiliki pH yang tinggi, memungkinkan mata kail tersebut menjadi mudah berkarat dan bisa menular atau menyebar ke mata kail yang lainnya.

Pemisahan kail cadangan di pisah dengan yang baru atau yang lama dimaksudkan agar kail pancing tersebut tidak terkena udara bebas di tempat Anda memancing, terutama jika memancing di laut. Dengan cara tersebut, mata kail tidak akan mudah berkarat. Jika mata kail berkarat, tidak hanya menyebabkan kail menjadi tumpul namun juga akan mempengaruhi kekuatan dari mata kail tersebut.

Kedua adalah perhatikan mengenai tempat penyimpanannya. Penyimpanan mata pancing yang tepat adalah di tempat yang kering. Hindari untuk menyimpan di tempat yang basah atau lembab karena akan mudah menyebabkan kail menjadi berkarat walaupun kini sudah banyak jenis kail yang terbuat dari bahan anti karat. Setelah kail Anda pergunakan, cuci terlebih dahulu dengan menggunakan air bersih atau air tawar lalu keringkan. Setelah itu di tempat penyimpanan kail tersebut, beri sedikit beras. Alasan menggunakan beras dibandingkan minyak adalah karena beras bisa membantu menjaga kail tetap kering dan meminimalisir karat sedangkan minyak walaupun bisa mencegah karat akan tetapi aroma minyak akan tertinggal di kail. Aroma tersebut bisa mempengaruhi penciuman ikan sehingga menyebabkan ikan enggan memangsa umpan yang ditaruh di kail.

Ketiga adalah dengan memperbaiki. Sebelum Anda menyimpan mata kail tersebut, pastikan lebih dahulu jika mata kail benar-benar dalam kondisi yang cukup bagus. Cek bagian duri kail pancing atau barb jika kail yang Anda gunakan mempunyai duri. Jika pada kail tersebut durinya sudah hilang atau tidak ada, sebaiknya buang kecuali apabila Anda ingin mempergunakan jenis barbless hook.

Jika Anda mendapati mata kail tersebut tumpul, maka Anda bisa menajamkannya namun lakukan dengan hati-hati. Jika mata kail/hook tersebut sudah sangat tumpul, sebaiknya buang saja karena untuk menajamkannya kembali butuh keahlian ekstra dan jika Anda lakukan sendiri bisa sangat beresiko. Sedangkan jika Anda mendapati jika hook atau mata kail Anda sudah berkarat, buang di tempat yang aman agar tidak melukai orang lain ataupun Anda sendiri.

Untuk mengasah kail atau mata pancing, Anda bisa melakukan hal berikut ini, caranya:

  • Pastikan Anda tidak mengasah mata kail terlalu kuat.
  • Pegang mata kail dengan kuat di sudut yang sama.
  • Siapkan batu pengasah atau kikir dari bagian duri kail ke bagian mata kail dengan cara menariknya ke bawah dalam 1 arah beberapa kali.
  • Ulangi cara tersebut hingga hook tajam kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *